Obral!

Sukarno, Tiongkok & Pembentukan Indonesia (1949-1965)

Buku ini membahas hubungan politik antara Indonesia dan Tiongkok.

Rp130,000.00 Rp78,000.00

Book Details

Berat 0.5 kg
Dimensi 15.5 × 24 cm
Penerjemah

Gatot Triwira

ISBN

978-602-9402-63-6

Cetakan

Cetakan I

Edisi

Satu Bahasa

Tahun Terbit

2015

Penerbit

Komunitas Bambu

Jenis Kertas

Book Paper

Jilid Buku

Soft Cover

Keterangan Isi

Hitam Putih

Ketebalan Buku

xx + 352 hlm

About The Author

Hong Liu

Buku ini membahas hubungan politik antara Indonesia dengan Tiongkok, dan Sukarno dengan Mao Tse Tung beserta sebab musababnya hingga implikasinya terhadap pembentukan negara Indonesia. Buku ini lebih memfokuskan pada citra Tiongkok yang kompleks dan berubah-ubah selama era Sukarno.


Testimoni:

“Buku Hong Liu bukan buku sejarah biasa dan bukan pula buku populer yang mudah dibaca. Akan tetapi, hal-hal yang dipaparkannya sangat penting bagi intelektual Indonesia, karena melalui kajiannya tersebut, kita bisa melihat kembali cita-cita kebangsaan kita, kesalahan-kesalahan masa lalu yang kita buat, serta kemungkinan-kemungkinan masa depan yang bisa kita rangkai kembali sebagai sebuah visi nasional.” – Dr. Thung Ju Lan, Jurnal Masyarakat & Budaya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

“Buku ini sesuai dan membantu dalam memungkinkan pemahaman tidak hanya perkembangan hubungan antara Tiongkok dan Indonesia, tetapi juga bagaimana orang Indonesia melihat perkembangan negara mereka sendiri baik di masa lalu maupun masa kini.” – Prof. Lee Kam Hing, International Institute for Asian Studies The Newsletter, University of Malaya

“Penulis [Hong Liu] menggunakan sumber yang sangat luas. Dia Mengguanakan sumber-sumber berbahasa Tionghoa dan Indonesia secara luas (termasuk banyak surat kabar dan majalah yang diterbitkan di Indonesia dan Tiongkok), dan telah mewawancarai banyak pengamat dan peserta.” – Prof. Charles A. Coppel, University of Melbourne

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Sukarno, Tiongkok & Pembentukan Indonesia (1949-1965)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *