Naskah Jawa dari abad ke-19 yang mengisahkan kehidupan Ko Ho Sing (1826–1890), pengusaha kaya putera imigran asal Cina. Ia terkenal dermawan dan lincah dalam berbagai aktivitas kehidupan elite Jawa. Bisnisnya banyak, terutama candu. Jaringan dagangnya membentang dari Yogyakarta ke pesisir utara Jawa. Manuskrip ini istimewa karena menceritakan dari dekat kehidupan sosial, politik dan budaya masyarakat Cina, termasuk praktik perdagangan candu yang keras serta hal-hal lain yang disaksikan terkait sejarah Jawa abad ke-19. Lebih jauh, naskah ini adalah bukti akulturasi budaya Tionghoa-Jawa yang melampaui sekat-sekat kolonial.
Raja Candu Yogyakarta: Memoir Ko Ho Sing 1823–1878 (Cet-1)
Rp460,000
Naskah Jawa dari abad ke-19 tentang kehidupan Ko Ho Sing (1826–1890), pengusaha kaya putera imigran Cina. Menceritakan dari dekat kehidupan sosial, politik dan budaya masyarakat Cina di Jawa masa kolonial. Lebih jauh, naskah ini adalah bukti akulturasi budaya Tionghoa-Jawa yang melampaui sekat-sekat kolonial.
19 in stock
| Weight | 1 kg |
|---|---|
| Dimensions | 28 × 21 × 2.5 cm |
| Cetakan | |
| ISBN | 978-623-7357-55-1 |
| Edisi | |
| Tahun Terbit | |
| Penerbit | |
| Jilid Buku | |
| Jenis Kertas | |
| Penyunting dan Penerjemah | Sri Margana |
| Ketebalan Buku | cvi + 406 hlm |
Customer Reviews
There are no reviews yet.










Be the first to review “Raja Candu Yogyakarta: Memoir Ko Ho Sing 1823–1878 (Cet-1)”
You must be logged in to post a review.