Mitos dari Lebak: Telaah Kritis Peran Revolusioner Multatuli

By (author)Rob Nieuwenhuys

Rp52,500Rp70,000

Karyanya ini menjadi penting karena menjadi semacam pengisi kekosongan yang mungkin selama ini terlewatkan oleh mereka para kritikus sastra dan sejarawan ketika berbincang mengenai andil Dekker sewaktu kolonialisme Indonesia. Mitos dari Lebak juga bisa dipandang sebagai kritik atas romantisme sejarah terhadap baik Dekker sendiri maupun karya besarnya Max Havelaar. Alih-alih revolusioner, tindakan Lebaknya ternyata sebuah usaha pencaplokan politik.

Stok 19

Mitos dari Lebak merupakan sebuah telaah kritis tentang pandangan hidup Douwes Dekker, asisten residen di Lebak pada abad ke-19, dalam kasus yang terkenal karena tuduhannya terhadap bupati Lebak, dan permintaan berhenti sebagai asisten residen yang diajukannya kepada Gubernur Jenderal Belanda. Tanpa berbasa-basi dan dengan diksi-diksi tajam yang “menusuk”, Rob Nieuwenhuys berhasil menguliti habis-habisan peristiwa bersejarah yang terjadi di Lebak, Banten, hampir dua abad lalu. Melalui studi sejarah, ia menguak peran Douwes Dekker alias Multatuli alias Max Havelaar sewaktu jadi asisten residen di Lebak yang kemudian menjadi latar masalah dalam mahakaryanya Max Havelaar.

Berat 0.30 kg
Dimensi 14 × 21 cm
Penerjemah

Sitor Situmorang

ISBN

978-623-7357-03-2

Cetakan

Edisi

Penerbit

Tahun Terbit

Jenis Kertas

Jilid Buku

Keterangan Isi

Ketebalan Buku

140 hlm

Penulis Buku

Customer Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Mitos dari Lebak: Telaah Kritis Peran Revolusioner Multatuli”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *