Prajurit Perempuan Jawa: Kesaksian Ihwal Istana dan Politik Jawa Akhir Abad ke-18

Sebuah buku yang untuk pertama kalinya memamerkan panorama spektakuler kraton Jawa di abad ke-18 dan peran perempuan di dalamnya kepada masyarakat luas.

Rp50,000.00

Stok habis

Book Details

Berat 0.32 kg
Dimensi 14 × 21 cm
ISBN

79-3731-28-1

Cetakan

Cetakan I

Edisi

Satu Bahasa

Tahun Terbit

2008

Penerbit

Komunitas Bambu

Jenis Kertas

Book Paper

Jilid Buku

Soft Cover

Keterangan Isi

Hitam Putih

Ketebalan Buku

xiv + 200 hlm

About The Author

Ann Kumar

Buku ini mengulas catatan harian seorang prajurit perempuan Jawa abad ke-18. Sebuah harta karun unik yang bisa menunjukkan kepada kita potret bukan saja tentang perempuan, tetapi juga dunia Jawa dan yang sudah tak ada lagi, yang sangat fokus, penuh detil, dan berwarna-warni. Bahkan bisa ikut melukis kembali gambaran “abu-abu dan kabur” tentang sejarah Indonesia.

Sebagai manuskrip, catatan harian ini lebih dari manuskrip mana pun. Kita dipaksa menimbang kembali berbagai anggapan, pendapat, dan klise tentang masyarakat Indonesia (terutama Jawa) tradisional, seperti konsep Clifford Geertz tentang “theatre state”, pengaruh Islam di kraton Jawa abad ke-18 yang kurang, dan tentang orang Cina. Namun yang terpenting buku ini memaksa kita untuk menimbang kembali pandangan tentang perempuan Indonesia, bahkan tentang perempuan Asia pada umumnya sebagai kaum yang dikekang, dibatasi, “feminin”, gampang menyerah. Catatan harian ini menunjukkan bahwa Prajurit perempuan Jawa selain ahli memainkan senapan, mereka pun mengikuti perkembangan politik, ekonomi di sekitar kraton dengan detail.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Prajurit Perempuan Jawa: Kesaksian Ihwal Istana dan Politik Jawa Akhir Abad ke-18”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *