Mustika Rasa: Ibu Dari Semua Buku Resep Masakan Nusantara

Mustika Rasa: Ibu Dari Semua Buku Resep Masakan Nusantara

Makanan Indonesia merupakan salah satu makanan yang beragam dari bumbu dan bahan. Setiap daerah mempunyai makanan khasnya tersendiri. Memasak masakan Indonesia juga tidak bisa dianggap remeh. Ada yang bilang, jika Anda sudah bisa memasak masakan Indonesia, kemungkinan besar Anda bisa memasak makanan dari negara lain.

Minat dan kesadaran untuk belajar masakan Indonesia pun semakin tumbuh dengan banyaknya buku resep masakan Indonesia. Namun, jauh sebelum banyaknya beredar buku resep yang biasa kita lihat, Indonesia mempunyai buku resep berjudul Mustika Rasa yang merupakan ‘ibu’ dari semua buku resep masakan. Presiden Soekarno merupakan pencetus dari buku masak ini.

Kejeniusan Soekarno bukan hanya sebatas dari politik tetapi juga menyangkut pangan Indonesia. Menurut Sabil Al-Rasyid, pengajar di ChezLely dan merupakan Sous Chef pertama di Indonesia, Mustika Rasa merupakan buku yang mengemas masakan Nusantara untuk pertama kali. Pada saat itu, presiden pertama Indonesia ini menyadari pentingnya makanan apalagi dalam masa kemerdekaan.

Presiden ini menyadari bahwa daerah di Indonesia ini mempunyai kontur tanah yang beragam sehingga tidak semua daerah mampu memproduksi beras atau jagung. Presiden Soekarno mencanangkan program swasembada pangan. President mengumpul para ahli untuk mengumpulkan bahan-bahan yang diproduksi tiap daerah. Para ahli ini mempunyai tugas mengumpulkan berbagai resep dari berbagai daerah.

“Resep-resep yang sudah dikumpulkan ini kemudian dicoba agar pas atau perlu mendapatkan modifikasi agar sesuai dengan lidah semua orang,” ujar Sabil yang telah malang melintang di dunia kuliner Indonesia selama 40 tahun lebih.

Sabil pun menambahkan buku dengan sampul wanita Indonesia berkebaya ini merupakan cikal bakal dari semua buku resep masakan Indonesia yang beredar di pasaran. Dalam buku setebal 1123 halaman ini, tercatat lebih dari seribu resep dari nusantara.

Sayangnya, buku ini tidak mendapatkan penghormatan seperti yang seharusnya ia dapatkan. “Buku ini jarang dijadikan referensi. Padahal buku ini adalah awal mula pendokumentasian masakan khas Indonesia,” ujar Sabil.

Beruntung, sejarawan JJ Rizal merilis kembali buku resep makanan tersebut. Bersama dengan Komunitas Bambu, buku Mustika Rasa ini dilahirkan kembali di tahun 2016. Salah satu sejarah Indonesia yang sempat terlupakan ini akhirnya bisa dilihat oleh generasi selanjutnya.


Sumber: https://womantalk.com/food/articles/mustika-rasa-ibu-dari-semua-buku-resep-masakan-nusantara-AWl94

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>