| Weight | 0.299 kg |
|---|---|
| Dimensions | 14.5 × 21 cm |
| Penulis | Jerome Samuel |
| ISBN | 978-979-4611-27-2 |
| Ketebalan Isi | 240 hlm |
| Tahun Terbit | |
| Jenis Kertas | |
| Jilid Buku | |
| Keterangan Isi | |
| Edisi |
Katalog Beranotasi
Rp30,000
Out of stock
Customer Reviews
There are no reviews yet.
Rp30,000
Out of stock
| SKU: | TG112 |
|---|---|
| Categories: | Pustaka Tetangga, Yayasan Obor Indonesia |
| Weight | 0.299 kg |
|---|---|
| Dimensions | 14.5 × 21 cm |
| Penulis | Jerome Samuel |
| ISBN | 978-979-4611-27-2 |
| Ketebalan Isi | 240 hlm |
| Tahun Terbit | |
| Jenis Kertas | |
| Jilid Buku | |
| Keterangan Isi | |
| Edisi |
PKK selama ini lebih banyak diidentikkan dengan gerakan ibu-ibu bentukan Orde Baru untuk mengekalkan ideologi patriarki dengan mereduksi peran perempuan hanya dalam ranah domestik.
Inilah kumpulan tulisan mengenai problematika sosial-keseharian yang disampaikan dengan bersahaja.
Peran Engels kerap dikerdilkan hanya sebagai juru tulis Marx, atau sahabat yang bertugas membantu kondisi keuangan Marx. Beberapa pengamat bahkan menggambarkannya sebagai penulis amatiran yang telah mengotak-atik pemikiran Marx dan bertanggungjawab atas distorsi pemahaman pemikiran Marx di kemudian hari.
Bertentangan dengan pendapat umum, Báez menemukan bahwa buku-buku dihancurkan bukan oleh ketidaktahuan awam atau kurangnya pendidikan, melainkan justru oleh kaum terdidik dengan motif ideologis masing-masing.
Masalahnya, sejauh mana cerita Warto itu sungguh-sungguh terjadi; atau hanya bualan untuk menutupi masa lalunya sendiri?
Dalam narasi sejarah yang populer di Indonesia, Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 lebih sering dipandang semata-mata sebagai kisah sukses Indonesia dalam menggelar sebuah konferensi tingkat dunia. Latar belakang yang kompleks dan perdebatan-perdebatan keras yang berlangsung antar pesertanya justru jarang ditampilkan.
Select at least 2 products
to compare
Be the first to review “Katalog Beranotasi”
You must be logged in to post a review.