Penulis

Abdul Chaer

Abdul Chaer, kelahiran Karet Kubur, Tenabang, Jakarta adalah pensiunan Lektor Kepala (gol. IVD) dalam mata kuliah Linguistik pada Universitas Negeri Jakarta (dulu IKIP Jakarta). Sebagai dosen dan Linguis, ia telah menulis 30 buku tentang bahasa Indonesia dan linguistik. Kemudian, sebagai orang yang peduli terhadap bahasa dan kebudayaan Betawi, ia juga telah menulis buku-buku sebagai berikut: Kamus Dealek Jakarta (Edisi I, 1976, Nusa Indah; Edisi II, 2009, Masup Jakarta); Ketawa Ketiwi Betawi (Kumpulan Humor Betawi), Masup Jakarta, 2007; Kamus Ungkapan dan Peribahasa Betawi, Masup Jakarta, 2009; Cekakak-Cekikik Jakarta (Kumpulan Humor Jakarta), Rineka Cipta, 2011; Kebijakan dan Politik dalam Ketawaan (Kumpulan Humor),...

Continue Reading →

Mayumi Yamamoto

Mayumi Yamamoto adalah seorang Profesor Universitas Miyagi di Sendai, Jepang. Dia lulusan UCLA dan Universitas Michigan. Dia ahli dalam bidang antropologi budaya, Perang Dunia II, dan Jugun Ianfu di Indonesia. Adapun tulisan-tulisannya adalah “Living between Batavia and Jakarta: The Life of One Japanese Settler in Indonesia”, “Hidden Sexualities and Secrecy of Prestige: The Development of Military Prostitution in Borneo”, dan “Heritage and Diplomacy: A Cultural Approach to UNESCO's Document Registry Program in East Asia.”

Continue Reading →

William Bradley Horton

William Bradley Horton adalah Lektor Kepala Studi Komunikasi di Fakultas Pendidikan dan Studi Budaya Universitas Akita. Ia merupakan lulusan Universitas Wisconsin-Madison dan Universitas Michigan. PhD-nya tentang “History Unhinged: World War II and the Reshaping of Indonesian History” diperuntukkan kepada Waseda University pada 2016. Ia telah lama tertarik pada sejarah Indonesia abad ke-20. Tulisan-tulisannya antara lain “‘Rahmat Yang Tidak Ternilai Harganya’: Balai Pustaka dan Kesehatan Umum (1910-an-1945)” dan “Patjar Koening and the mysterious death of Moh. Hoesni Thamrin: A glimpse into the swirling maelstrom of Indonesia in the early 1940s.”

Continue Reading →

David Reeve

Selama 47 tahun terakhir, penulis buku ini cukup sering berkunjung ke Indonesia, sebagai diplomat, peneliti, sejarawan, pengajar bahasa dan manajer proyek pendidikan. David Reeve pernah tinggal lama di Indonesia dan bekerja pada enam universitas di berbagai tempat di Indonesia. Kunjungan pertama kali ke ranah Minangkabau dilakukannya pada 1985. David Reeve mengajar di program studi Kewilayahan Australia di Universitas Indonesia pada 1980-an. Reeve diangkat sebagai Resident Director program ACICIS bagi mahasiswa Australia yang belajar di Universitas-universitas di Indonesia selama tiga tahun pada era 1990-an, di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang. Kajian lain yang menjadi minatnya selain pengajaran bahasa Indonesia...

Continue Reading →

Peter Carey

Peter Carey lahir di Rangon (Yangon), Birma (Myanmar), 30 April 1948. Lebih dari 40 tahun ia mengeluti penelitian tentang Pangeran Diponegoro dan latar belakang Perang Jawa atau Perang Diponegoro. Ia pernah mengajar di Universitas Oxford sebagai Laithwaite Fellow untuk sejarah Modern di Trinity College, Oxford (1979–2008), dan sekarang menjadi YAD Adjunct Profesor di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) di Universitas Indonesia. Peter Carey dapat dikontak melalui peterbrcarey@hotmail. com, tulisannya juga dapat diakses melalui situs academia.edu.

Continue Reading →

Supratikno Rahardjo

Supratikno Rahardjo lahir di Cilacap, 13 Februari 1958. Karya akhir S1 tentang sejarah kesenian selesai tahun 1983, jenjang S2 tentang evolusi perkotaan di Indonesia diselesaikan tahun 1991 dan S3 tentang peradaban Jawa selesai pada 2001, semua di Universitas Indonesia. Pengalaman penelitian di bidang sosial-budaya banyak diperoleh ketika menjadi peneliti tetap di Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya, Universitas Indonesia, sejak 1989 sampai 2005. Kini perhatiannya lebih dipusatkan pada kajian tentang Sejarah Kebudayaan Indonesia, Arkeologi Maritim dan Manajemen Sumberdaya Budaya, termasuk Pariwisata. Buku-Buku yang telah ditulisnya antara lain Sejarah Kebudayaan Bali dan Dampak Pariwisata (1997); Peradaban Jawa: Kajian pranata-pranata politik, agama, dan ekonomi (2002);...

Continue Reading →

Zeffry Alkatiri

Zeffry Alkatiri, lahir di Jakarta 30 Agustus 1959 dan dibesarkan di Jakarta dalam keluarga campuran. Lulus S1 dari program Studi Rusia FSUI tahun 1986. Lulus S2 dari Program Pasca Sarjana Kajian Wilayah Amerika UI tahun 1996. Lulus S3 dari Program Pasca Sarjana Ilmu Sejarah FIB UI tahun 2006. Menulis buku fiksi dan nonfiksi. Salahsatu buku sajaknya Jakarta 1619-1999: Sejarah dan Kebudayaan Betawi-Jakarta dalam Sajak mendapatkan hadiah pertama buku sajak terbaik dari PKJ TIM tahun 2000. Pada 2002, buku itu kembali mendapatkan hadiah buku sastra terbaik pertama dari Yayasan Buku Utama—Ikapi. Fokus dan konsentrasi pada masalah sejarah sosial dan budaya sekitar Jakarta. Pernah...

Continue Reading →

Kadjat Adra’i

Kadjat Adra’i adalah wartawan senior yang terkenal dekat dengan keluarga Sukarno. Lelaki kelahiran Malang 12 Mei 1943 ini memulai langkahnya di dunia jurnalistik sejak 1964 sebagai Redaktur Mingguan Derap Indonesia Muda kemudian terus terlibat sebagai tulang punggung Majalah Sonata, Majalah Aktuil, Majalah Berita Expo. Ia juga banyak menulis biografi, seperti Gorontalo Sepanjang Langkah: Biografi Taki Niode, (walikota pertama Kotamadya Gorontalo, 2003); Berakit ke Hulu, Berenang ke Tepian: 75 tahun Sjukur Pudjiadi (pendiri Jayakarta Group, 2003); Harta Bumi Indonesia: Biografi J.A. Katili (geolog pertama Indonesia, 2007); dan Suka-duka Fatmawati Sukarno (Yayasan Bung Karno, Agustus 2008). Selain itu Kadjat pun sohor sebagai...

Continue Reading →

Denys Lombard

Denys Lombard (1938-1998), salah seorang ahli terbaik dalam Studi Asia, wafat pada 8 Januari 1998 berdekatan dengan ulang tahunnya yang ke-60. Selama hidupnya, ia pernah bergabung dengan École des Hautes Études en Sciences Sociales (EHESS), semacam Sekolah Tinggi Ilmu Sosial. Di sini, ia menjabat sebagai Ketua Divisi des Aires Culturelles (Area Budaya). Kemudian, pada 1993 hingga akhir hayatnya ia menjabat sebagai Direktur lembaga penelitian Prancis yang khusus ditujukan untuk penelitian kebudayaan Asia, yakni École française d’Extrême-Orient (EFEO). Terlahir dalam keluarga yang memiliki ketertarikan pada studi sejarah dan isu-isu Timur (ayahnya adalah Maurice Lombard), serta menempuh pendidikan di Sorbonne, École Pratique...

Continue Reading →