Sartono Kartodirdjo

Sartono Kartodirdjo

Prof. Dr. A. Sartono Kartodirdjo, lahir di Wonogiri, 15 Februari 1912, wafat di Yogyakarta, 7 Desember 2007, adalah sejarawan Indonesia sekaligus pelopor dalam penulisan sejarah dengan pendekatan multidimensi. Sebelum menjadi guru, pria yang akrab disapa Sartono ini menyelesaikan pendidikan di HIS, MULO, dan HIK.

Sartono menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Sastra Universitas Indonesia pada usia 44 tahun. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Yale University, Amerika Serikat setelah sebelumnya mengajar di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan IKIP Bandung. Ia lulus pada 1964 disusul melanjutkan pendidikan doktoralnya dua tahun kemudian.

Pada 1968, Sartono dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Disertasi (The Peasants’ Revolt of Banten in 1888, It’s Conditions, Course and Sequel: A Case Study of Sosial Movements in Indonesia) yang ia buat untuk meraih gelar doktoralnya dinilai banyak orang sebagai jembatan perkembangan ilmu sejarah di Indonesia. Ia menganggap disertasinya merupakan bentuk protes terhadap penulisan sejarah Indonesia yang konvensional dan Belanda-sentris. Dari disertasi itu pula Sartono meraih penghargaan Benda Prize yang dianugerahkan oleh sejarawan H.J. Benda pada 1977.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>